Jumat, 02 September 2011 - 0 komentar

Arus Balik Dimulai, Para 'Pengadu Nasib' Pemula Serbu Jakarta

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Ketika arus balik ke Jakarta telah dimulai, penduduk Jakarta akan ditambah dengan para pengadu nasib yang baru. Para pengadu nasib ini biasanya tak mempunyai surat-surat kependudukan secara lengkap. Untuk itu, perlu diantisipasi.
Kepala Terminal Pulo Gadung, H.Muhammad Nur, menyatakan bahwa pihaknya ikut mengantisipasi hal tersebut. "Karena, di sinilah mereka turun pertama dari daerah itu," tuturnya kepada Republika.
Menurutnya, pihaknya selalu melakukan pendataan semua penumpang yang tiba di terminal kedatangan di terminal Pulo Gadung. Bus yang tiba dari daerah itu langsung mereka catat.
Pihak terminal dari Dinas Perhubungan juga bekerja sama dengan instansi lain. "Kami bermitra dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil," tuturnya. ''Kerjasama itu perlu dilakukan agar masing-masing instansi bisa saling membantu. Kami akan melakukan tugas sesuai porsi tugas kami.''
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya selalu melakukan pendataan pada penumpang yang baru tiba di ibukota ini. "Tapi, pendataan yang kami lakukan itu hanya sebatas kewenangan kami saja. Kami paling hanya mendata jumlahnya," ujarnya.
- 0 komentar

Siang Hari Pintu Timur Ragunan Semakin Dipadati Pengunjung

Seusai ibadah sholat jumat,Pukul 13.00 WIB, Jumat (2/9/2011), pengunjung Taman Margasatwa Ragunan (TMR), terus didatangi oleh para pengunjung.

Dari pantauan mata, Suasana TMR semakin ramai menjelang siang hari. Bukan hanya pada pintu utama TMR, dominasi pengunjung juga dipadati di Pintu Timur TMR ini.

Perlu diketahui, Pintu Loket Timur TMR merupakan pintu masuk para pengunjung dari arah Lenteng Agung-Depok dan Bogor.

Disamping pintu timur adalah pintu masuk utama kedua setelah pintu masuk utama Utara. Di sekitar pintu masuk ini, juga terdapat kandang hewan2 yang sangat dilindungi, seperti Macan sumatra dan Binatang2 Mamalia lainnya.

Didekat pintu masuk ini juga langsung dibentangi sebuah danau yang merupakan tempat wisata air di TMR dan tempat peristirahatan para pengunjung.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- 0 komentar

Pemain Indonesia Diharapkan Tegar

Meski berat, peluang timnas Indonesia untuk meraih angka dalam pertandingan babak kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 melawan Iran di Stadion Azadi, Teheran, Iran, Jumat malam nanti, masih terbuka. Diharapkan mental para pemain tetap tegar saat menghadapi salah satu tim terkuat Asia itu, kata  pengamat sepak bola Budiarto Sambazi di Jakarta, Kamis (1/9).
Secara teknis, menurut Budiarto, pemain Iran memang jauh di atas Indonesia. Bahkan sebagian pemain Iran merumput di liga-liga elit Eropa. "Biasanya kalau di kandang lawan, kita agak bertahan. Main all out percuma. Kita dua tingkat di bawah Iran. Agak mustahil kita menang, katanya.
Setelah menghadapi Iran di Teheran, Iran, timnas akan menjadi tuan rumah pada 6 September dan 11 Oktober mendatang di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Dalam Grup E putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014, Indonesia satu grup bersama Iran, Bahrain, dan Qatar.(SHA)

Liputan6.com, Jakarta
Kamis, 01 September 2011 - 0 komentar

Facebook >>> Media Nyaman Berburu Pasangan dan Selingkuh

Jejaring sosial Facebook kian menunjukkan adanya perubahan sikap sosial masyarakat dalam berinteraksi terhadap sesama. Lewat Facebook, sejumlah aktivitas sosial, termasuk mencari pasangan, kini jadi tren yang unik.

Keistimewaan Facebook dalam memudahkan sosialiasi, menampilkan foto, hingga menyajikan berbagai informasi tentang diri membuat jejaring sosial ini dicintai oleh orang-orang yang ingin eksis dan suka tampil narsis.
Berbagai kelebihan Facebook (FB) itu ternyata membawa konsekuensi pada cara orang menarik perhatian lawan jenisnya. Malahan, karena tidak perlu bertatap muka secara langsung, FB kini menjadi tempat yang nyaman untuk saling menarik perhatian lawan jenis.
Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh majalah pria Mens Health di Amerika, terungkap fakta-fakta mengejutkan seputar pengaruh jejaring sosial itu pada pola hubungan. Survei dilakukan terhadap 1.377 pria dan 1.540 wanita.
Sekitar 70 persen responden menjawab, mereka memakai Facebook untuk menggoda orang lain. Akibatnya, sebanyak 59 persen pengguna Facebook, mayoritas wanita, mengakui mereka merasa cemburu dengan interaksi pasangannya di Facebook, terutama interaksi dengan lawan jenis.
Dalam survei itu juga terungkap beberapa modus terjadinya perselingkuhan, seperti diawali saling mengirim komentar pada foto atau status, kemudian berlanjut dengan mengobrol (chatting), membuat janji pertemuan, dan sebagainya.
Mungkin karena ingin menggaet pasangan, sekitar 24 persen responden menjawab mereka tidak menyatakan dengan jujur status hubungan mereka. Kebanyakan menjawab masih lajang (single). Bahkan, sebanyak 27 persen tidak menyebutkan status hubungan mereka.
Dikutip dari Mens Health, sekitar 29 persen responden mengakui foto yang mereka tunjukkan atau ungkapan pikiran di dinding (wall) laman FB mereka memicu pertengkaran dengan pasangannya. Oleh karena itu, 11 persen responden menjawab mereka membuat batasan khusus sehingga pasangan mereka tidak bisa melihat berbagai aktivitas yang dilakukan (menulis status, komentar, atau mengunggah foto).
Bila pada awalnya FB ditujukan untuk mempertemukan penggunanya dengan teman-teman lama atau teman yang pernah dikenal secara fisik, kini FB lebih banyak dipakai untuk mencari kenalan. Sekitar 23 persen responden menyatakan mereka mengirimkan permintaan pertemanan pada orang-orang yang mereka anggap menarik.
Upaya menarik minat lawan jenis juga dilakukan dengan pemasangan foto yang menarik. Sekitar 11 persen responden wanita mengaku mereka sengaja memasang foto yang provokatif untuk menarik perhatian pria.
Kemudahan akses informasi pada jejaring sosial ciptaan Mark Zuckerberg ini juga membuat 85 persen responden sering tergoda untuk melihat laman FB milik mantan kekasih. Sebanyak 17 persen responden menjawab, setidaknya seminggu sekali mereka mengecek laman FB mantannya.
Sekitar 32 persen responden wanita secara blak-blakan mengakui mereka mencoba berhubungan kembali dengan mantannya melalui FB dan 16 persen dari mereka sebenarnya sudah berstatus sedang menjalin hubungan dengan orang lain.
Bagaimana dengan responden pria? Tak jauh berbeda. Sebanyak 36 persen dari mereka juga mencoba kembali dengan mantannya, dan 1 dari 5 pria ini sudah berpasangan dengan orang lain.


TRIBUNNEWS.COM
Selasa, 30 Agustus 2011 - 0 komentar

Busyro: Koruptor Tidak Perlu Diberikan Remisi

Yogyakarta (ANTARA) - Para koruptor di Indonesia tidak perlu dan tidak layak diberikan remisi atau pengurangan hukuman, kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqqodas di Yogyakarta.
Diminta komentarnya tentang pemberian remisi koruptor, usai ukhotbah shalat Idul Fitri 1432 H di Alun-alun Selatan, Yogyakarta, Selasa, ia menegaskan bagi koruptor yang telah merugikan negara dan membuat sengsra rakyat miskin di negeri ini jelas tidak perlu diberikan remisi atau pengurangan hukuman.
"Mestinya mereka disamakan dengan hukuman para teroris yang tidak pernah diberikan remisi, sebab koruptor justru akan merasa senang jika memperoleh remisi," kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqqodas.
Menurut dia, berkaitan dengan hal itu, Undang-undang tentang pemberian remisi harus diubah agar para koruptor di negeri ini tidak memperoleh remisi atau pengurangan hukuman.
"Jadi, yang harus dilakukan adalah mengubah dulu Undang-undang tentang pemberian remisi," ujarnya, menegaskan.
Ketika ditanya tentang hikmah Idul Fitri bagi pemberantasan korupsi, ia mengatakan Idul Fitri yang berarti kembali ke fitrah atau suci hendaknya menjadikan aparat negara didorong menemukan kualitas fitrah dalam mengelola pemerintah dan negara.
Dengan demikian, aparat negara dalam mengelola pemerintahan dan negara harus sesuai dengan semangat fitrah, menjauh dari proses politik yang koruptif dan proses politik untuk kepentingan masing-masing partai politik,

"Jadi, seharusnya sudah saatnya dibalik yaitu dalam mengelola pemerintah dan negara tidak untuk kepentingan masing-masing parpol, namun untuk kepentingan rakyat Indonesia, sebab sampai saat ini masih ada 40 juta penduduk miskin di negeri ini. Jangan justru menjadikan rakyat makin melarat karena proses politik," ucap Busyro Muqqadas, menegaskan.
- 0 komentar

Sahabat Nazaruddin Akan Bawakan Ketupat Saat Lebaran

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Sahabat Nazaruddin, Bertha Herawati mengunjungi Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Namun, Bertha kecewa karena tidak diperbolehkan menemui Nazaruddin di balik selnya.
"Saya tadi tidak boleh masuk, jadi tidak bisa bertemu," kata Bertha yang berprofesi sebagai notaris itu usai menjenguk Nazaruddin di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa (30/8/2011).
Bertha mengaku kedatangannya ke Rutan Mako Brimob untuk memberikan ucapan selamat Idul Fitri 1432 Hijriah kepada temannya itu. "Saya bawa buah-buahan, macem-macem, buat dia," katanya.
Karena tidak bisa bertemu, kata Bertha, buah tersebut dititipkan kepada petugas rutan Mako Brimob. Perempuan yang mengaku sebagai salah satu pendiri Partai Demokrat itu mengatakan dia akan mencoba mengunjungi Nazaruddin kembali pada besok hari. "Ya, saya akan membawa ketupat, belum tahu bisa bertemu atau tidak," ujarnya.
Diketahui, Bertha mendatangi Mako Brimob dengan Sedan Toyota Corrola Altis hitam bernopol B 1742 DI. Bertha dilarang menemui Nazaruddin karena tidak terdaftar dalam anggota keluarga walau hari ini merupakan jam besuk tahanan. Daftar keluarga yang diperbolehkan menjenguk Nazaruddin yakni Neneng Sri Wahyuni (istri), Mujahidin Nur Hasyim (Adik Kandung), M. Nasir (saudara), Pita Zahara (Saudara) dan Aan (Supir).
Selain Bertha, sepupu Nazaruddin, M. Nasir juga terlihat mengunjungi suami Neneng Sri Wahyuni itu di Rutan Mako Brimob. Namun, dia tidak berkomentar ketika wartawan menanyakan perihal kedatangannya.
- 0 komentar

Pemerintah Tetapkan Lebaran pada Rabu 31 Agustus

Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1432 H jatuh pada Rabu 31 Agustus 2011. Keputusan in diambil melalui sidang itsbat penetapan 1 Syawal 1432 H yang dipimpin oleh Menteri Agama Suryadharma Ali di kantor Kementrian Agama Jakarta, Senin (29/8) sore. Sidang dihadiri antrara lain oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Am’ruf Amin dan berbagai perwakilan ormas Islam Tanah Air.
Berdasarkan hasil laporan dari 33 titik pantauan hilal di seluruh Indonesia yang dibacakan dalam sidang tersebut, tak satu pun melihat hilal atau anak bulan di ufuk. Dengan demikian, 1 Syawal 1432 H jatuh pada hari Rabu 31 Agustus 2011.
Minggu, 28 Agustus 2011 - 0 komentar

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H Mohon Maaf Lahir Dan Batin.

Sebelas bulan Kita kejar dunia,
Kita umbar napsu angkara.
Sebulan penuh Kita gelar puasa,
Kita bakar segala dosa.
Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,
Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.
Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,
Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin
Selasa, 14 Juni 2011 - 0 komentar

Kelebihan Orde BARU !!!

- bangsa kita bermoral ( sekrg moral bangsa kita parah )

- narkoba , sex dilarang keras ( sekrg bisa di temuin dimana mana )

- korupsi parah , tapi terkontrol ( sekrg tidak terkontrol sama sekali )

- aman ( sekrg rawan)

- Takut pada aparat hukum dan hukum ( sekrg tidak takut kedua2 nya )

- Sopan santun dan ramah tamah ( sekrg anarkis , brutal, ganas )

- Gotong royong ( sekrg juga , tapi tuk hal2 negatif : ngejarah, korupsi dl )

- Menghormati yg lebih tua dan beragama ( sekrg suka menghujat org yg lebih tua , agama KTP )

- Kerja gampang ( sekrg susah cari kerja)

- Penipu malu jadi penipu ( sekrg bangga jadi penipu , dan mereka dimana2 )

- Diseganin di Asia ( sekrg di lecehkan )

- Jarang bencana ( sekrg jarang yg tdk ada bencana )
- 1 komentar

KAMBOJA di BATUJAJAR (KOPASSUS UNTUK INDONESIA)


Kopassus diam-diam berjasa ikut mendorong kekuatan dominan dalam konflik sampai akhirnya Khmer Merah ikut menerima usulan damai. Khmer Merah, yang menguasai 80 persen wilayah di kamboja, berhasil didesak kubu lawan yang ternyata diam-diam mendapat pelatihan di Pusdikpassus di Batujajar, Bandung, Jabar.

“Kita melatih para tentara pemerintah. Meraka menjadi pasukan utama untuk menggempur Khmer merah hingga akhirnya menyerah. Hingga kini, pasukan kerajaan kamboja tetap dikirim berlatih di batujajar. Mereka sangat berterimakasih atas kerja sama yang diberikan pemerintah RI”, kata Asisten Intelejen Kopassus Kolonel Bambang Ismawan.

Akhir tahun 2008, konflik perbatasan memanas antara kerajaan kamboja dan kerajaan Thailand di sekitar sebuah candi kuno Preah Vihear. Hingga tahun 2009, masih terjadi ketegangan dan penempatan pasukan kedua belah pihak yang saling berhadapan di sekitar candi. Kontak senjata sempat terjadi anatara kedua belah pihak pasukan sehingga menimbulkan kecemasan akan terjadi perang terbuka antara kerajaan kamboja dan kerajaan Thailand.

“Kita sempat mendapat keluhan pihak militer kerajaan Thailand. Mereka tahu bahwa sebagian besar pasukan kamboja yang digelar disana adalah alumni Pusdikpassus Batujajar. Cara gelar dan penempatan pasukan sangat khas dan ditakuti oleh pihak Thailand”, kata Bambang.

Hingga hari ini, militer dan masyarakat kerajaan kamboja menganggap RI sebagai rekan sekaligus saudara tua. Hubungan erat ini sebenarnya sudah terjalin lebih dari seribu tahun lalu silam, ketika penguasa Raja Jayawarman sang pendiri candi Angkor wat tinggal di pulau jawa bersama keluarga Wangsa Syailendra yang mendirikan borobudur